PANTAI TIKUS

MATRAS BEACH

pantai matras

MATRAS BEACH The beach is located in Matras Village, Sinar Jaya Urban Village of Sungailiat District, or at the northern east area of Bangka Island. The beach has sloppy beach with white sand beautiful panorama. The beach spand 3 km long and 20-30 m wide. The beach has palm plant background and natural river flow generally called as Heaven's Beach and is the most visited beach in Bangka Regency.

Parai Beach Resort

parai tengiri

PESONA PANTAI TANJUNG PESONA (PESONA BEACH)

pesona

Located in Rambak Village, Sungailiat District about 9 km from the city of Sungailiat. The beach is located in between Teluk Uber Beach and Tikus Beach. This beach has open sea panorama over the bay and has also been completed with tourism facilities including 3 stars rated hotel.

Sark dikukuhkan sebagai Lokasi Langit Gelap


Sark dikukuhkan sebagai Lokasi Langit Gelap

Sue Daly
Orang bilang jarak pandang kita tak terhingga di siang hari yang cerah. Bagaimana di malam nan cerah?

Jika Anda berada di Kepulauan Sark (atas), Inggris, Anda dapat melihat meteor, rasi bintang, seisi Bimasakti membentang di cakrawala. Pulau pedesaan kecil dari Kepulauan Channel—5,4 kilometer persegi dan 600 jiwa, tanpa mobil atau penerangan—jadi surga bagi astronom mata-telanjang. Tahun ini Sark adalah pulau pertama di dunia yang dianggap sebagai Dark Sky Place (Lokasi Langit Gelap) oleh International Dark-Sky Association, organisasi nirlaba di AS.

Teka-teki Keberadaan Lautan di Pluto


Teka-teki Keberadaan Lautan di Pluto

NASA/JPL
Para ilmuwan sampai saat ini masih bertanya-tanya apakah Pluto memiliki lautan. Pasalnya, temperatur permukaan planet terjauh dari bumi itu berada di kisaran -230 °C.

Guillaume Robuchon dan Francis Nimmo, keduanya ilmuwan dari University of California, Santa Cruz, mengungkapkan teori bahwa keberadaan lautan bergantung pada dua faktor; jumlah potasium radioaktif dalam inti Pluto dan temperatur es yang menyelubunginya. 

Simposium 10 Tahun EAR Radar EAR Pantau Iklim Global




Jakarta, Lapan.go.id, Lapan menyelenggarakan simposium peringatan 10 tahun operasi radar VHF (Very High Frequency) terbesar dan terlengkap di kawasan ekuator (garis khatulistiwa). Radar tersebut bernama Equatorial Atmosphere Radar (EAR) atau radar atmosfer khatulistiwa. Peringatan tersebut berlangsung pada 22 dan 23 September 2010 di Ruang Audiovisual BPPT, Jakarta.                                             

Stabilitas Bumi Tak Tergantung Bulan


Stabilitas Bumi Tak Tergantung Bulan

Bill Anders
Sebuah simulasi yang dilakukan sejumlah astronom dari Universitas Idaho, Amerika Serikat, membuktikan bahwa stabilitasBumi tidak tergantung bulan.

Seperti dilaporkan dalam Astrobiology Magazine dari NASA, tanpa adanya bulan, kemiringan Bumi hanya bakal bergeser sekitar sepuluh derajat, ditambah dengan pengaruh planet lain di tata surya akan membuat Bumi ini tetap dapat mendukung kehidupan di atasnya.
Para astronom tersebut yakin pula bulan tidak dibutuhkan untuk mendukung kehidupan manusia di planet-planet lain di alam semesta. "Telah lama ilmuwan mengira bahwa tanpa bulan, kemiringan Bumi akan bergeser sampai akhirnya mengalami fluktuasi dan perubahan iklim akibat matahari bersinar hampir langsung ke kutub, dan bisa memmengaruhi evolusi makhluk hidup. Nyatanya tidak. Bumi tidak memerlukan bulan untuk stabil," cetus astronom Jason Barnes, salah seorang yang ikut meneliti.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...